Engkau yg terdiam dibalik pintu hati
Berapa lamakah lagi harus menanti
Serasa ribuan musim terus terlewati
Jutaan kelopak bunga gugur lalu mati
Lebih dari seikat LiLi yg senantiasa kugenggam
Berkali layu seiring sang surya tenggeLam
tak mengapa sebab setiaku kian daLam
meski ditengah bimbangmu diri terbenam
Waktu ini kan tetap seutuhnya milikmu
tak jua terbuang bersama sikapmu nan beku
Laksana merpati tiada beralih ubah laku
Sekali mencinta, selama hidup terpaku
Wahai kekasih yang menempati relung jiwa
masih kutunggu dirimu yg tLah tanggaLkan kecewa
Luka masa silam biar tenggelam terbawa
Dalam harum ranum kasih baru bersenyawa
Berapa lamakah lagi harus menanti
Serasa ribuan musim terus terlewati
Jutaan kelopak bunga gugur lalu mati
Lebih dari seikat LiLi yg senantiasa kugenggam
Berkali layu seiring sang surya tenggeLam
tak mengapa sebab setiaku kian daLam
meski ditengah bimbangmu diri terbenam
Waktu ini kan tetap seutuhnya milikmu
tak jua terbuang bersama sikapmu nan beku
Laksana merpati tiada beralih ubah laku
Sekali mencinta, selama hidup terpaku
Wahai kekasih yang menempati relung jiwa
masih kutunggu dirimu yg tLah tanggaLkan kecewa
Luka masa silam biar tenggelam terbawa
Dalam harum ranum kasih baru bersenyawa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar