Ku patahkan setangkai lamunan yang kuntum
Pada malam saat rembulan memagari hati
Meski kelananya selalu menularkan cinta
Namun riwayat malam adalah tubuh tanpa keluh
Kau penabuh rindu selalu memukulkan riuh
Selalu berebut menempati kekosongan jiwa
Saling bertemu
Saling bertukar
Saling bertengkar
Pun saling bertaut
Hingga ku jadi perindu yang merindui
Ku patahkan setangkai malam yang murung
Biar gegas hari mencencang rindu membumbung
Dan aku tetap pecinta yang mencinta
Dengan alur cerita sesuka rasa
IA
Pada malam saat rembulan memagari hati
Meski kelananya selalu menularkan cinta
Namun riwayat malam adalah tubuh tanpa keluh
Kau penabuh rindu selalu memukulkan riuh
Selalu berebut menempati kekosongan jiwa
Saling bertemu
Saling bertukar
Saling bertengkar
Pun saling bertaut
Hingga ku jadi perindu yang merindui
Ku patahkan setangkai malam yang murung
Biar gegas hari mencencang rindu membumbung
Dan aku tetap pecinta yang mencinta
Dengan alur cerita sesuka rasa
IA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar