Sayang...dengarkan aku...
Aku kirimkan ciuman di garis malam
Ku yakin waktuku terlalu sempit untuk mengganggu tidurmu
Sayang dengarkan aku...
Aku harus tuntaskan tugasku segera
Kau tahu malam akan segera berganti dan garis-garisnya pun ikut berganti
Sayang...dengarkan aku...
Sejuta peluk serta cium aku persiapkan untukmu
Aku kirimkan mereka sehangat nafas malaikat rahmat
Di garis garis malamku
Seharum daun pandan wangi
Aku sapa dan ganggu engkau di tidurmu...
Aku suka melihatmu marah di garis malamku
Marah manjamu sehangat dengus nafas malaikat rahmat
Tempat kita menggantungkan mimipi dan cita-cita kita
Kau ingat ketika kita ketemu sepasang opa dan oma ?
Pasti kau ingatkan ? Di pojok kecil kotaku ?
Sayang...kita pasti akan seperti mereka....
Seharum daun pandan wangi
Aku kirimkan ciuman di garis malam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar