Kau dan aku lebih murni dari petikan sastra romantis,
meski kisah kita tak seindah cinta dalam sejarah.
Kita dan dua cangkir kopi,
lalu menghitung hujan sambil mendengarkan debaran sendiri.
Dua cangkir kopi berteman hujan
Dua cangkir kopi lebih indah dari simfoni
Jadi tetaplah ada.
Kau dan aku, dan dua cangkir kopi.
IA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar