Mengenai Saya

Foto saya
Rawamangun, Jakarta Timur, Indonesia
cantik, hitam manis, sabar, pengertian, penyanyang, baik hati, toleransi, pendengar yang baik

Rabu, 19 Februari 2014

sifat" wanita yg soleha

• LEMBUT wanita karena
SENYUMANNYA

• PATUH wanita karena
KESETIAANNYA

• SABAR wanita karena IMANNYA

• KASIH wanita karena
BELAIANNYA

• LEMAH wanita karena
AIRMATANYA

• IKHLAS wanita karena SIMPATINYA

• DENDAM wanita karena
CEMBURUNYA

• SAYANG wanita karena SIFAT KEIBUAANNYA.
Yang Like Semoga Sukses
Hari Ini.... Amiinnn

Satu Kata Untuk Bulan Lahir Kamu :


Januari : RAJIN
Februari : TENANG
Maret : ENERGIK
April : SETIA
Mei : PEKA
Juni : KREATIF
Juli : PERHATIAN
Agustus : DERMAWAN
September : ROMANTIS
Oktober : PENYABAR
November : CERDAS
Desember : OPTIMIS

MUNGKIN DIA AKAN MENJADI JODOHMU

Bismillahirrahmanirrahim ,,

Ketika engkau berada dalam sebuah hubungan yang diperbolehkan Agama (Ta'Aruf) dan pada saat engkau :

- Merasa tak berdaya ketika jauh jarak dengannya..
- Merasa telah mengenal ia dalam waktu yang lama..
- Ada ikatan batin sehingga bisa merasakan apa yang ia rasakan..
- Merasa tentram di dekatnya..
- Rahasia apapun aman saat diceritakan padanya..
- Sesibuk apapun, selalu tercipta waktu untuk menemaninya..
- Setiap pembicaraan selalu dapat difahami..
- Selalu bertindak apa adanya di depannya..
- Tidak mempedulikan masa lalu masing-masing dan menerima apa adanya..

InsyaAllah atas izin_Nya..
Dia adalah pasangan terbaik bagimu.

Ya Allah..
Karuniakanlah pasangan yang Terbaik bagi kami menurut pilihan_Mu...

Aamiin Ya Rabbal'Alamiin
____________________

JIKA AKU ADALAH TULANG RUSUKMU

Aku berharap..
Jika nanti Allah mempertemukan kita
Kau akan selalu membimbingku

Agar aku menjadi Isteri Sholehah
Yang nantinya akan menjadi bidadarimu di surga

Karena aku ingin kita akan disatukan di dunia dan akhirat.

Andai kau ditakdirkan untuk menjadi ayah buat anak-anakku
Jadilah ayah yang bisa mendidik anak kita

Agar mereka nanti menjadi anak kebanggaan buat kita
Di dunia dan akhirat
Yaitu anak yang soleh dan solehah
Yang bisa menjunjung tinggi Agama Allah.

Andai engkau ditakdirkan untukku
Kuharap kau bisa menjadi imam buatku dan anak-anakku
Kau bisa menjadi pemimpin yang baik dalam rumah tangga kita
Kau bisa mencintai aku apa adanya
Dan bisa menyikapi kekuranganku dengan penuh kebijaksanaan.

Andai aku salah
Tegurlah aku dengan kata-katamu
Dengan penuh dengan kelembutan dan kebijaksanaan

Andai aku marah
Belailah rambutku dengan penuh kasih sayangmu
Agar marahku bisa berubah menjadi kelembutan
Andai aku lupa
Ingatkanlah aku dengan penuh kasih sayang
Agar nanti kau tetap menjadi suri tauladan bagiku dan anak kita
Karena..

Aku hanya mengharapkan Imam yang baik dalam rumah tanggaku
Yang bisa selalu membawa aku ke jalan yang diridhaiNya
Jalan yang menuju surgaNya bersama dirimu. Aamiin.
___________________________________________

Senin, 10 Februari 2014

detak jantung begitu keras ya say.....

Apa yg harus ku katakan saat ku jumpa dengan mu
Sedang dgn tatap mata mu pun sudah membius alam sadar ku
Melunglaikan sandi" hati ku
Membuat diam dan terpaku

Serasa berhenti degup jantung ku
Saat wajah mu merapat tepat di senyum ku
Membuat ku tak berdaya
Terbius gelora cinta dari mu

Sesaat terus ku tatap kerupawanan mu
Dan takan ku lewati detik" indah di dekat mu
Membawa ku terbang ke dunia mu
Di mana hanya ada aku dan kamu dalam istana cinta kita berdua selamanya...

Jumat, 07 Februari 2014

risalah hati q kepadamu....

*** "Jika rinduku padamu bisa diganti dengan rindu yang lain, tentu hatiku tak segelisah ini. Jika cintaku padamu bisa dipindah ke hati yang lain, tentu aku tak perlu menunggumu disini. Semua itu terjadi karena ada cinta yang suci..." "Kadang aku menjadi sangat kuat ketika harus menjaga dan melindungimu, kadang aku juga menjadi sangat rapuh ketika dirimu pergi meninggalkan aku begitu jauh. Karena kamu adalah bagian dari semangatku..." "Ada yang istimewa dari dirimu yang membuat aku suka dan tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Ada yang menarik dari hatimu yang membuatku lebih dekat dan tak bisa dibandingkan dengan yang lain. Tetaplah ada untukku..." ***

Kamis, 23 Januari 2014

"Jadilah angin, yang selalu menemani arah awan."

Dear sayangku, suamiku. 

Aku menulis surat cinta ini agar engkau paham dan tahu seperti apa aku yang sebenarnya.
Masih ingatkah engkau masa-masa indah yang kita lewati bersama dulu? Saat itu, engkau melamarku dengan sebuah kalimat yang tidak kumengerti maknanya. Ya, engkau mengucapkan kalimat ajaib yang sulit dicerna.
"Jadilah angin, yang selalu menemani arah awan."

Terus terang saja, aku tak paham dengan kalimat itu, sayangku. Engkau tahu, aku selalu lemah tanggap dengan kalimat yang sedikit 'nyastra', tapi engkau selalu saja memberikan kalimat-kalimat seperti itu.
Menjalin kisah percintaan yang baru seumur jagung, dua bulan tepatnya, kabar gembira itu datang. Aku hamil, anak kita, sayangku. Aku masih ingat betapa bahagianya engkau kala itu. Kau menggendongku seraya berputar-putar di kamar. Ah, engkau bahagia dan tak sabar ingin dipanggil ayah rupanya. Begitu pun aku. Aku juga tak sabar dipanggil dengan sebutan ibu, sayangku.

Sembilan bulan lebih dua hari, anak kita lahir sayangku. Engkau menangis di sisiku, mengadzani bayi kita. Aku masih ingat, engkau menciumi bayi kita berulang kali. Hingga aku sedikit kesal dan menggerutu. Kau tahu sayangku, aku terlalu khawatir dengan bayi kita. Maafkan aku.

Empat tahun berlalu, bayi kita kini telah menjadi gadis mungil yang cerdas. Banyak hal yang berhasil ia lakukan untuk membuat hari-hari kita menjadi lebih bahagia. Dan, itu menyenangkan, bukan, sayangku?
Sembilan tahun berlalu, usia pernikahan kita telah berumur sepuluh tahun lebih beberapa bulan. Gadis mungil kita telah memiliki adik laki-laki yang tak kalah lucu dan menggemaskan. Kau tahu, sayangku, aku benar-benar menikmati peranku sebagai ibu rumah tangga. Membesarkan anak kita dengan sepenuh hati dan waktuku. Ditambah dengan kehadiranmu sebagai suami yang membanggakan. Aku bersyukur atas itu semua, sayangku.

Sayangku, yang perlu kau tahu, aku bukanlah wanita sempurna. Masih banyak kekurangan yang sering kulakukan di hadapanmu dan anak-anak kita. Yang ingin kusampaikan, ajarkan aku untuk menyempurnakan ketidaksempurnaan itu. Denganmu tentunya. Karena aku tahu, sayangku, bukan aku atau engkau yang sempurna. Tapi kitalah yang membuat pernikahan menjadi sempurna. Kita, dengan anak-anak kita.
Tetaplah bersamaku, sayangku, aku akan menemanimu dalam cobaan yang menghambat pernikahan kita. Akan kugelar permadani untukmu ketika engkau ingin menceritakan kisah pahit dan sedihmu dalam pekerjaan. Ingatlah sayangku, kita ada maka sempurnalah diri kita.

Jangan pernah takut menghadapi masa depan, sayangku, karena aku ada untukmu. Begitu sebaliknya. Kita, bersama anak-anak akan selalu bisa menghadapi cobaan yang ada. Kesabaran dan saling mendukung itu perlu, sayangku. Sekian surat dariku. Semoga Tuhan melimpahkan rahmat dan keselamatan padamu selalu.

Dariku, wanita yang tak sempurna, istrimu.